PAYANGKA JUNI 2009

19 Jan

 

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2. Juni 2009, hal.17.  ISSN 1907 9427

EFEKTIVITAS EKSTRAK TANAMAN TOMAT DAN CABAI
TERHADAP PENGAHAMBATAN PERKECAMBAHAN BENIH TOMAT

 

 

Meity N. Tanor

Jurusan Biologi FMIPA UNIMA

 

Diterima 4 Mei 2009 / Disetujui Juni 2009

 

Abstrak

Tujuan Penelitian untuk mempelajari efektivitas dari ekstrak tanaman tomat dan cabai terhadap penghambatan perkecambahan benih tomat. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan faktorial dalam rancangan acak lengkap, yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor A Jenis Ekstrak Tanaman yang terdiri dari 2 jenis  a1 = Ekstrak tanaman Tomat; a2 = Ekstrak tanaman Cabai dan faktor B  Konsentrasi Ekstrak, terdiri dari 4 taraf : b0 = 0 ml / liter air;  b1 = 15 ml / liter air;  b2 = 30 ml / liter air;  b3 = 45 ml / liter air dengan 4 (empat) kali ­ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan ekstrak tanaman tomat dan cabe efektif menghambat perkecambahan benih cabe. Makin tinggi konsentrasi ekstrak kemampuan menghambat makin besar. Pada konsentrasi 15 ml/ltr air mampu memberi penghambatan terhadap variabel berat kering. Sedangkan konsentrasi 45 ml/ltr air memberi penghambatan pada kecepatan perkecambahan, tinggi kecambah serta berat kering kecambah.

Kata kunci : Penghambat Pertumbuhan, Perkecambahan biji, Solanaceae

Ó2009, FMIPA UNIMA

 

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2. Juni 2009, hal. 8-12.  ISSN 1907 9427

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EMBRIO DAN FETUS BABI DENGAN SUPEROVULASI

(Growth and Development of the Embryo and Fetus of  Superovulated Gilts)

Revolson Alexius Mege

Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Manado,

Jl. A. Mononutu, Kampus UNIMA, Tondano, +62431-850274, , Fax +62 431- 322549

Email: revolsonmege@yahoo.com

 

Ditermia April 2009 / Disetujui Juni 2009

 

Abstract

This experiment was conducted to study increase weight and number of embryo from piglets superovulated prior to mating. Forty eight gilts with average body weight of 107.8 + 5.1 kg were assigned into four group of twelve gilts injected with pregnant mare serum gonadotrophin (PMSG) and human chorionic gonadotrophin (hCG) as superovulation agent with dose level of 0, 600, 1200 and 1800 IU/gilt. Injections were conducted 3 days before estrus.  During  gestation, gilts were placed in colony pigpen. On days 15, 35, and 70 of gestation gilts were slaughtered in order to measure weight and number of embryo and fetus. The resuts showed that superovulation dose level of 600 to 1200 IU/gilt increase weirght and number of embryo and fetus in gestation ages 15, 35, and 70 days. Ist is concluded that superovulation with dose level of 60 to 1200 IU can improve growth and development embryo and fetus gilts.

Key Words: Superovulation, gilts, embryo, fetus

  Ó2009, FMIPA UNIMA

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2. Juni 2009, hal. 13-18.  ISSN 1907 9427

MENGOPTIMALKAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVIS DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI  IPA FISIKA DAN KETERLIBATAN  SISWA  MELAKUKAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 MANADO.

 

Henny Tumundo

Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Manado

 

Diterima  Mei 2009 / Disetujui Juni 2009

 

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan untuk  memperbaiki proses pembelajaran dengan mengoptimalkan pembelajaran Konstruktivis  melalui  Proses Sains dalam Meningkatkan Penguasaan Materi  IPA Fisika  dan keaktifan pada Siswa SMP. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan penguasaan materi IPA Fisika siswa SMP pokok Bahasan Kalor dan meningkatkan keterlibatan/ keaktifan dalam melakukan proses sains dengan mengembangkan pola pembelajaran konstruktivis.  Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, diharapkan dapat memperbaiki hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA Fisika di SMP.  Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 8 Manado. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah kelas VII   dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang. Untuk mengamati keterlibatan/aktivitas  siswa dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan LKS  diolah dengan pemberian  skor dilanjutkan dengan menggunakan  rumus persentase.  Penguasaan  materi  siswa   dijaring dengan menggunakan tes hasil belajar dengan menghitung  nilai rata-rata.  Hasil observasi keterlibatan/ keaktifan siswa kegiatan I nilai rata-rata 68,99, meningkat pada  kegiatan II nilai rata-rata 75,82 . Perolehan nilai rata-rata non proses sains 56,2, selanjutnya nilai Ulangan Harian I  meningkat menjadi nilai rata-rata  66,44  kemudian  Ulangan Harian II  terjadi peningkatan yang sangat signifikant yaitu mencapai nilai rata-rata 77,5 walaupun masuk pada kategori sedang, namun telah terjadi peningkatan penguasaan materi Fisika dengan menggunakan pembelajaran konstruktivis.

Kata Kunci : keterlibatan/keaktifan, hasil belajar, konstruktivis, proses sains.

Ó2009, FMIPA UNIMA

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2. Juni 2009, hal. 19-26.  ISSN 1907 9427

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SEXAVA NUBILA TERHIDROLISA

DALAM PAKAN TERHADAP PRODUKSI BROILER

(Substitution Effect of Hydrolized Sexava nubila Powder

In fed on Broilers Production )

 

Debby Jacqualine J. Rayer1, Stella Marthy L. S. Taulu2

1,2 Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Manado,

               Jl. A. Mononutu, Kampus UNIMA, Tondano, +62-431-850274, E-mail: revolsonmege@yahoo.com

Diterima Mei 2009 / Disetujui Juni 2009

Abstract

A research aims to know the effect of substitution of hydrolized Sexava nubila powder in fed on broiler production has been done. 100 broilers placed in five groups of treatment  is; without substitution and substitution non hydrolized Sexava nubile  substitution hydrolized Sexava nubile powder to fish meal (25, 25, 50 and 75 percent) for 50 days. Each group of treatment consists of 20 broilers. The observation parameters are growth, carcas weight, feed consumption and conversion.   The results show that substitution of 25 to 50 percent hydrolized Sexava nubile powder to fish meal in fed increased growth, carcas weight and improve fed consumption and conversion. Concluded that substitution 0f 25-50 percent hydrolized Sexava nubile powder can improve  broiler production

Key word:  Sexava nubile, hydrolized,  broilers,

Ó2009, FMIPA UNIMA

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2Juni 2009,   hal. 27-32.  ISSN 1907 9427

KAJIAN  PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN PADA PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN TONDANO SELATAN

 

Agnes E. Loho

Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado

Diterima Mei 2009 / Disetujui Juni 2009

Abstract

The purpose of this research is to identyfy Technology and the factors affecting the application of agriculture technology in rice farmer. The research was conducted using survey method in Tombakar Irigation Field South Tondano Sub District at three village each as Tataaran II, Tataaran I and Koya. Sampling technique is simple random sampling. The number of sampling is 10 sample per vilage.  This research result shows that the most of the respondents have used middle technology in soil cultivated. Agricultural machinaries that they used are hand tractor and power threser. Generally, the respondents have used superior seed. The using of hybrid seed and national superior seed  only reach 46%. The using of pesticide reach 100%, herbicide and supplement fertilizer (but basic fertilizer) only 26,7%. Based on the analysis  result, it can be generalize that the 83,7 percent of technology application is explained by age, farm unit-size, income, education, land ownership,  social state, and communication channel. It can be seen of the determinant coefficient value (R2). The determinants that significantly related to technology application are education, farm unit size, and communication channel. Social state and income are related to technology application. Respondents ages and land ownership state are no related to technology application.

Key words : agriculture technology in rice farmer, Field South Tondano

 

Ó2009, FMIPA UNIMA

 

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2. Juni 2009, hal. 34 – 36.  ISSN 1907 9427

PENENTUAN KANDUNGAN KADAR GULA REDUKSI

PADA JENIS PEPAYA BANGKOK

 

Tiene M.B. Turangan1, Desire Atna Sridanty Rumondor2,3

1,2 Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Manado

3 Mahasiswa Program Pascasarjana UGM Yogyakarta

Diterima  April 2009 / Disetujui Juni 2009

 

Abstract

This research aim to know are there difference of number of reduction sugar rate contents at papaya bangkok age 3 month and 4 month. Method utilized is experiment method. Conclusion from this research is that there is difference of concentration of reduction sugar rate content at papaya bangkok age 3 month and 4 month, where at papaya bangkok age 3 month of reduction sugar rate content equal to 49,71% while at the age of 4 month of reduction sugar rate content equal to 54,41%.

Key Words : Reduction sugar, Papaya.

Ó2009, FMIPA UNIMA

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2. Juni 2009, hal. 37-40. ISSN 1907 9427

VOLUME DAN DERAJAT KEASAMAN  AIR MANI KAMBING YANG DIAMBIL MELALUI TEKNIK VAGINA BUATAN

 

 

Johan A. Rampengan

Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Manado

Diterima bulan Mei 2009 / Disetujui  Juni 2009

Abstrak

               Kambing merupakan hewan pertama yang didomestikasi oleh manusia, berasal dari hewan liar yang hidup di lereng-lereng pegunungan yang sulit dan berbatu. Kambing pemakan rumput dan pendaki bukit yang baik, dapat menempuh perjalanan yang jauh untuk mencari makanan kesukaannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kondisi air mani (semen) pada kambing berupa volume dan derajat keasaman (pH) air mani yang diambil melalui teknik vagina buatan. Kambing jantan yang digunakan berjumlah 8 ekor, berumur antara 2 – 2,5 tahun. Melalui teknik vagina buatan, pada masing-masing kambing air mani dikeluarkan diperoleh rata-rata volume 0,79 ml dengan derajat keasaman (pH) 6,68. Adanya perbedaan kuantitas dan kualitas air mani pada Kambing dipengaruhi oleh beberapa faktor. Adapun faktor-faktor tersebut antara lain : pakan, umur, frekuensi pengambilan air mani, perlakuan kasar terhadap pejantan dan penyakit. Pengambilan air mani pada Kambing dapat dilakukan melalui teknik lain. Untuk mendapatkan air mani yang baik, maka diadakan pemeliharaan Kambing jantan yang baik hingga dapat berfungsi benar-benar sebagai ternak pejantan.

Kata kunci : volume, derajat keasaman, air mani, kambing

Ó2009, FMIPA UNIMA

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2.  Juni 2009, hal. 41-45. ISSN 1907 9427

PENGARUH VARIASI PEMUPUKAN TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN CABAI RAWIT VARIETAS BARA (Capsicum frutescens L.)

J. O. Raturandang

Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Manado

Diterima bulan April 2009 / Disetujui  Juni 2009

 

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pemupukkan terhadap produktivitas tanaman cabai rawit varietas bara (Capsicum frustescens L.) dan mengetahui pada variasi pemupukan mana yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman cabai rawit.  Tahapan penelitian terdiri atas penyiapan benih dan bibit yaitu 200 gr cabai rawit varietas bara, pembuatan bokasi pupuk kandang, penyemaian benih, penyiapan lahan, penanaman, pemupukan, penyiraman, penyiangan dan pengamatan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman saat panen, jumlah buah saat panen, berat basah buah cabai rawit/m dan berat basah buah cabai rawit/petak/ha. Penelitian ini menggunakan rancangan lingkungan RAK dan rancangan perlakuan terdiri atas 5 perlakuan yaitu T1 (NPK 100 Kg/ha), T2 (Bokasi 5 ton / ha + plant catalyst 2006), T3 (Plant Catalyst 2006), T4 (Bokashi 5 ton/ha) dan T5 (NPK 100 kg/ha+bokashi 5 ton+plant catalyst 2006). Data hasil penelitian dianalisis varians (Gasperz, 1989). Jika berbeda nyata dilakukan uji lanjut BNJ (beda nyata jujur)(Hanafiah, 2001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan T2 (500gr/m Bokasi+10ml/tanaman plant catalyst 2006) merupakan perlakuan terbaik yang menunjukkan pengaruh terbaik pada semua parameter yaitu jumlah buah: (103,77), berat basah buah/m: 392,27 gr, berat basah buah/petak : 1961,40 gr/petak.

Kata kunci : variasi pemupukkan, produktivitas, cabai rawit.

Ó2009, FMIPA UNIMA

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2Juni 2009, hal. 46-49. ISSN 1907 9427

PENGARUH C ORGANIK, BO, KPK, DAN PH (H2O) TERHADAP ANALISIS VEGETASI LADANG BERPINDAH DI KAWASAN DANAU TONDANO SULAWESI UTARA

Femmy R. Kawuwung

Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Manado

Abstrak

               C organik, BO, KPK, dan pH (H2O) secara fisik dapat memodifikasi struktur dan tekstur tanah menjadi lebih baik, sehingga mempunyai kapasitas penyimpanan air yang baik. Secara kimia mempunyai daya larut mineral tanah, membentuk senyawa-senyawa sehingga tersedia bagi tanaman. Secara biologis, humus merupakan sumber energi bagi mikroorganisme tanah dan sumber nutrisi bagi tanaman. Daerah kajian dipilih 4 ladang berpindah dengan kriteria sebagai berikut: 1) Lahan yang belum pernah di buka selama 35 tahun (kontrol); 2) Lahan yang telah dibiarkan relatif lama  (> 12 tahun). 3) Lahan yang telah dibiarkan selama (<8 thn); 4) Lahan yang baru dibuka (< 2 tahun). Metode penelitian random sampling kuadrat plot. Parameter tanah; C organik, BO, KPK, dan pH (H2O) parameter vegetasi; densitas, frekuensi, dominansi, indeks keanekaragaman, dan korelasi. Metode penelitian untuk analisis vegetasi menggunakan desain sampling acak dengan metode kuadrat ukuran 1 x 1 m2 (herba), dan 10 x 10m2 (pohon). Data yang diperoleh diuji dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 44 spesies digolongkan pada 28 familia.

Kata Kunci: Ladang-berpindah, vegetasi, C organik, BO, KPK, dan pH (H2O)

Ó2009, FMIPA UNIMA

 

 

PAYANGKA Volume 3, Nomor 2. Juni 2009, hal. 50-54. ISSN 1907 9427

U L A S A N :

EKSISTENSI DAN STABILITAS EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI TAMAN NASIONAL BUNAKEN TERHADAP DINAMIKA PEMBANGUNAN

 

Joi Daniel Kimbal1, Elne Vieke Rambi2

1Staf Pengajar Jurusan Biologi FMIPA UNIMA,  2Staf Pengajar Politeknik Kesehatan Manado

e-mail : joi_qmbal@yahoo.com dan viekerambi@email.com

 

Diterima Februari 2009 / Disetujui Juni 2009

 

Abstrak

        Hutan mangrove yang berada di kawasan Taman Nasional Bunaken mengalami proses dinamika ekosistem akibat tekanan secara alamiah maupun perilaku manusia (antroposentris) melalui instrumen pembangunan. Kondisi ini mengancam keberadaan eksistensi dan stabilitas hutan mangrove yang berada di kawasan Taman Nasional Bunaken. Awalnya terjadi kerawanan degradasi dan akhirnya akan berujung pada kepunahan biodiversitas. Mengatasi hal ini perlu adanya upaya pengelolaan konstruktif yang terintegrasi dan komprehensif dari para agen-agen pembangunan untuk mempertahankan eksistensi dan kestabilan sumberdaya alam yang khas di wilayah peralihan (intertidal zone), dan bukannya pemanfaatan secara destruktif.

Kata Kunci : mangrove, wilayah pesisir, degradasi

©2009, FMIPA UNIMA

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: